POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK DIETHYL ETHER DAUN MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA (SCHEFF.) BOERL) TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS

  • Arsyik Ibrahim
  • Rusli Rusli

Abstract

ABSTRACT

This study aims to test the antibacterial potential of diethyl ether extract of mahkota dewa leaves (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) with the test method Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Kill Concentration (MBC) against the microbe, Pseudomonas aeruginosa and Staphylococcus aureus. The test materials were obtained by maceration of leaves with methanol, followed by partition using diethyl ether and n–butanol, each extract was tested its activity with solid dilution method. Solid dilution test results showed the active extract is extract of diethyl ether. Active extracts were further tested by using MIC and MBC. Value of MIC and MBC is determined by the most active and liquid dilution method followed by scratches on solid media. The results show that diethyl ether extract of mahkota dewa leaves (Phaleria macrocarpa [Scheff] Boerl.) Has the potential antibacterial against bacterium Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa with MIC value of 0.025%, and the value of MBC, respectively - each is 0.4% for the bacterium Staphylococcus aureus, and 0.1% for the bacterium Pseudomonas aeruginosa.

 

Keywords: Mahkota dewa folium, Antibacterials, Potential, Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Kill Concentration (MBC)

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi antibakteri ekstrak dietil eter daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) dengan metode pengujian Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM) terhadap mikroba Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Bahan uji diperoleh dengan maserasi daun dengan metanol, dilanjutkan dengan partisi menggunakan dietil eter dan n–butanol, masing-masing ekstrak diuji aktivitasnya dengan metode dilusi padat. Hasil pengujian dilusi padat menunjukkan ekstrak aktif adalah ekstrak dietil eter. Ekstrak aktif selanjutnya diuji dengan metode KHM dan KBM. Nilai KHM dan  KBM teraktif ditentukan dengan metode dilusi cair dan dilanjutkan dengan goresan pada media padat.  Hasil pengujian menunujukkan bahwa ekstrak dietil eter daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa [Scheff] Boerl.) memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus dengan nilai KHM 0,025%, dan nilai KBM masing–masing adalah 0,1 % untuk bakteri Pseudomonas aeruginosa dan 0,4 % untuk  bakteri Staphylococcus aureus.

 

Kata Kunci:   Daun mahkota dewa, Antibakteri, Potensi, Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM)


Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Agung, A. 2005, Mahkota Dewa sebagai Obat di tinjau dari Kedokteran dan Islam, (http://www.bicaramuslim.com/bicara6/viewtopic.php?=143977&si.., diakses 6 Juli 2007). Juli 2005.(online).
2.Brooks, G.F.; Butel, J.; & Nicholas, S.O.L. 1996, Mikrobiologi Kedokteran,Cetakan Ke-1, Edisi 20, Terjemahan oleh Edi Nugroho dan RF Maulany, Penerbit buku Kedokteran EGC, Jakarta.
3.Djide, M.; Sartini & Kadir, S.2005, Mikrobiologi Farmasi Dasar, Universitas Hasanuddin; Makassar.
4.Entjang. I. 2003, Mikrobiologi dan Parasitologi. Cetakan kedua.; Bandung: Citra Aditya Bakti.
5.Harmanto, N. 2005, Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa. PT ArgroMedia Pustaka; Jakarta.
6.Hertiani, T. 2003, Uji In Vitro Potensi Antimikroba Terhadap Staphylococcus aureus Eschericia coli, Shigella dysentriae dan Candida albicansdari Beberapa Tanaman
7.Hoffman, J.J. 1991, Potential Anti Infective Agents Isolated from Artemisia Pacifica Natt and Guardid platyphylla Gray,Disertasi, University of Arizona; USA.
8.Winarto, W.P. 2003, Mahkota Dewa Budi Daya dan Pemanfaatan Untuk Obat. Penebar swadaya; Jakarta. 2003
Published
2010-12-31
How to Cite
Ibrahim, A., & Rusli, R. (2010). POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK DIETHYL ETHER DAUN MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA (SCHEFF.) BOERL) TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 1(1), 17-23. https://doi.org/10.25026/jtpc.v1i1.4

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>