KARAKTERISTIK DAN STABILITAS SEDIAAN GEL MULUT BERBAHAN AKTIF EKSTRAK DAUN SIRIH HITAM BERBASIS HYDROXY ETHYL CELLULOSE (HEC)

  • Fajar Prasetya
Keywords: antimicrobials, mouth gel, black betel, gingivitis, cavities

Abstract

This study aimed to obtain mouth gel formula ​​from extract of black betel leaves which effectively kill microbes that cause inflammation of the gums (gingivitis) and tooth decay (caries). The mouth gel formulation ​​from black betel leaves extract has been made by various concentrate of Hydroxy Ethyl Cellulose (HEC) as a mucoadhesive polymer. The optimized mouth gel base determine by evaluation the physical which includes organoleptic, viscosity, pH, the spreadability, and consistency after 16 days storage. The evaluation test was done with pH 7.21 (which lowest) - 7.78 (the highest). The spreadability after 16 days storage of 50 grams for formula 1, formula 2, formula 3 each is 11.33 cm, 5.60 cm, and 4.70 cm. The consistency of the mouth gel formulation ​​from black betel leaves extract on formula 1, formula 2, and formula 3 are no changes occurred up to 16 days of storage. The viscosity obtained after 16 days of storage for formula 1, formula 2, and formula 3 respectively are 4.30 dpas, 37 dpas, and 80 dpas. The result showed that formula 2 has better formulation.

Keywords: antimicrobials ,mouth gel, black betel, gingivitis, cavities

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula gel mulut dari ekstrak daun sirih hitam yang secara efektif membunuh mikroba yang menyebabkan peradangan pada gusi (gingivitis) dan kerusakan gigi (karies). Formulasi gel mulut dari hitam sirih ekstrak daun telah dibuat oleh berbagai konsentrasi Hidroksi Etil Selulosa (HEC) sebagai polimer mukoadhesif. Dioptimalkan basis gel mulut menentukan dengan evaluasi fisik yang meliputi organoleptik, viskositas, pH, spreadability, dan konsistensi setelah 16 hari penyimpanan. Tes evaluasi dilakukan dengan pH 7.21 (yang terendah) - 7.78 (tertinggi). The spreadability setelah 16 hari penyimpanan 50 gram untuk formula 1, rumus 2, rumus 3 masing-masing adalah 11,33 cm, 5,60 cm, dan 4,70 cm. Konsistensi formulasi gel mulut dari daun sirih hitam ekstrak formula 1, rumus 2, dan 3 rumus ada perubahan terjadi hingga 16 hari penyimpanan. Viskositas diperoleh setelah 16 hari penyimpanan untuk formula 1, rumus 2, dan 3 masing-masing adalah rumus 4.30 dpas, 37 dpas, dan 80 dpas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula 2 memiliki formulasi yang lebih baik.

Kata kunci: antimkroba , gel mulut, sirih hitam, gingivitis, cavities

Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Aksoy A, Nizami D, Fatih K. 2005.In vitro and in vivo antimicrobial effects of mastic chewing gum against Streptococcus mutans and mutans streptococci. Elsevier, Article In Press
2.Anastasia. 1993.Periodonti Edisi 2. Hipokrates: Jakarta.
3.Ansel C. 2005. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Jakarta: UI-Press.
4.Depkes RI. 2008.Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: Jakarta.
5.Hembing WK. 1998.Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia Jilid Keempat. Penerbit Pustaka Kartini: Jakarta.
6.Kidd, EAM dan Bechal SJ. 1992.Dasar-dasar Karies: Penyakit dan Penanggulangannya. Jakarta: Terjamahan Narlan Sumawinata & Safrida Faruk. EGC.
7.Lemmens RHMJ dan Wulijarni N Soejipto.1999.Sumber Daya Nabati Asia Tenggara, No. 3, Tumbuh-tumbuhan Penghasil Pewarna dan Tanin. PT. Balai Pustaka: Jakarta.
8.Lieberman HA, Lachman L, Kaning JL. 1996.Teori dan Praktek Farmasi Industri II. UI Press.
9.Purushotham K, Rao, Vijaybhaskar D, Pratima S. 2011.Formulation of topical oral gel for the treatment of oral sub mucous fibrosis (OSMF). Der Pharmacia Lettre, 2011, 3(1): 103-112
10.Rahman R dan Fajar Prasetya. 2011.Formulasi Pasta Gigi Berbahan Aktif Ekstrak Daun sirih Hitam Sebagai Antimikroba Penyebab Radang Gusi (gingivitis) dan Gigi Berlubang (caries). PIMNAS XXIV, Makassar.
11.Rochani. 2009.Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen) Terhadap Candida albicans Serta Skrining Fitokimianya. Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.
12.Sulistiyani. 1991.Pengaruh Ekstrak Bahan-bahan Kinang Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Skripsi Fakultas Biologi Universitas Jendral Sudirman: Purwokerto.
13.Tjahja I. 2007.Status Kesehatan Gigi dan Mulut Ditinjau dari Faktor Individu Pengunjung Puskesmas DKI Jakarta Tahun 2007. Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis: Jakarta.
Published
2013-06-30
How to Cite
Prasetya, F. (2013). KARAKTERISTIK DAN STABILITAS SEDIAAN GEL MULUT BERBAHAN AKTIF EKSTRAK DAUN SIRIH HITAM BERBASIS HYDROXY ETHYL CELLULOSE (HEC). Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 2(2), 83-90. https://doi.org/10.25026/jtpc.v2i2.52