AKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN TUMBUHAN MARA TUNGGAL (Clausena excavata BURM.F) DAN DAUN ZODIA (Euodia ridleyi HOCHR) TERHADAP LARVA NYAMUK Culex SP.

  • Hadi Kuncoro
Keywords: Clausena excavata BURM.F., Euodia ridleyi HOCHR., larvacide

Abstract

Has done research on larvacide activity Mara Tunggal leaves (Clausena excavata BURM.F) and Zodia leaves (Euodia ridleyi HOCHR) against larvae of the mosquito Culex sp. The study was conducted to see the massive concentration of Mara Tunggal leaves extracts and leaves Zodia can killed mosquito larvae Culex sp. The method used is a test using larvae of the mosquito Culex sp. By using various concentrations of extracts. From the results of research it is known that Mara Tunggal Leaf Extract and Leaf Zodia have activity against larvae of the mosquito Culex sp larvacide. With LC50 values  for the methanol extract of Mara Tunggal leaves 313.33 ppm and methanol extract Zodia leaves is 5321,083 ppm.

Key Words : Clausena excavata BURM.F., Euodia ridleyi HOCHR., larvacide.

 

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian aktivitas larvasida terhadap daun Mara Tunggal (Clausena excavata BURM.F) dan Daun Zodia (Euodia ridleyi HOCHR) terhadap Larva nyamuk Culex sp. Penelitian dilakukan untuk melihat besaran konsentrasi ekstrak dari daun Mara Tunggal dan Daun Zodia yang dapat membunuh larva nyamuk Culex sp. Metode yang digunakan adalah pengujian dengan menggunakan Larva nyamuk Culex sp. Dengan menggunakan berbagai konsentrasi Ekstrak. Dari hasil Penelitian diketahui bahwa Ekstrak Daun Mara Tunggal dan Daun Zodia memiliki aktivitas sebagai Larvasida terhadap Larva Nyamuk Culex sp.  Dengan nilai LC50 untuk Ekstrak metanol daun Mara Tunggal 313,33 ppm dan Ekstrak metanol daun Zodia adalah 5321.083 ppm.

Kata Kunci : Clausena excavata BURM.F., Euodia ridleyi HOCHR., Larvasida

Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Agoes, G. 2007. Teknologi Bahan Alam. Penerbit ITB: Bandung
2.Ahmad, S.A. 2009. Ilmu Kimia dan Kegunaan Tumbuh-Tumbuhan Obat Indonesia. ITB: Bandung.
3.Aradilla, A.S. 2009. Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Ethanol Daun Mimba (Azadirachta indica) terhadap Larva Aedes aegypti. Universitas Diponegoro: Semarang.
4.Colegate, Steven M. dan Molyneux R.J. 1993. Bioactive Natural Products: Detection, Isolation and Structural Determination. CRC Press Inc: Florida.
5.Dewi, N.A. 2011. Potensi Ekstrak Daun Rambutan (Naphelium lappaceum L.) sebagai pembasmi larva nyamuk Culex pipiens. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman: Samarinda
6.Dinata, A. 2005. Tanaman Sebagai Pengusir Nyamuk. (http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/17/cakrawala/penelitian01). Diakses pada tanggal 29 Februari 2012.
7.Dirjen POM. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta.
8.Gandahusada, S., Henry D.I., Pribadi, W. 1998. Parasitologi Kedokteran Edisi Ketiga. Balai Penerbit FKUI: Jakarta
9.Gunawan, D. dan S. Mulyani. 2004. Ilmu Obat Alam (Farmakognosi) Jilid I. Penebar Swadaya: Jakarta.
10.Haeni, I. N. 2008. Uji Laboratorium Pemberian Insect Growth Regulator Pyriproxyfen terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Larva Aedes aegypti dan Aedes albopictus Asal Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta. Tesis.Universitas Gajah Mada: Yogyakarta.
11.Harjanto, I. 2004. Tanaman Harum Yang Dapat Mengusir Nyamuk. Diakses melalui http://rumah-dme3.blogspot.com. tanggal 29 Februari 2012.
12.Hendayana, S. 2006. Kimia Pemisahan. Rosda: Bandung.
13.Henny, S. 2012. Uji Toksisitas Ekstrak Daun Dan Batang Mara Tunggal (Clausena excavataBURM.F) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti Dan
Culex SP., Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Samarinda.
14.Herbert, R.B. 1995. Bioaktivitas Metabolit Sekunder Edisi Kedua. Diterjemahkan oleh Bambang Srigandono. IKIP Press: Semarang.
15.Lenny, S. 2006. Senyawa Flavonoida, Fenil propanoida dan alkaloida. USU: Medan.
16.Soegijanto, S. 2004. Demam Berdarah Dengue. Airlangga University Press: Surabaya.
17.Stocker, Uwe dan Rene de Jong. 2005. Preventive Measures against Dengue Fever. Diakses melalui www.expat.or.id/medical/dengue.html. tanggal 29 Februari 2012.
18.Stojanovich, C.J. dan Scoot, H.G. 1965. Illustrated Key to Mosquitos of Vietnam. Department of Health Education and Welfare Public Health: USA.
19.Teyler. V.E., L.R. Brady, J.E. Robbers. 1988. Pharmacognosy 9th Edition. Lea & Febiger: Philadelphia.
20.Velayati, L. 2012, Kandungan Metabolit Sekunder Dan Daya Larvasida Ekstrak Daun Zodia (Euodia ridleyi HOCHR) Terhadap Larva Nyamuk Culex Sp., Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Samarinda.
21.WHO. 2005. Panduan Lengkap Pencegahan dan Pengendalian Dengue dan Demam Berdarah Dengue.EGC; Jakarta
22.Wijiati, D. 2010. Uji Efektifivas Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cnangium odoratum Baill) Terhadap Daya Bunuh Larva Nyamuk Culex quinquefasciatus [Skripsi].Fakultas Keguruan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta
23.Yumita, A. 2011.Metabolit Sekunder dan Bioaktivitas terhadap Artemia Salina Leach Ekstrak Akar Singgah (Scurrula atropurpurea (Blume) Danser) .Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman: Samarinda.
Published
2013-06-30
How to Cite
Kuncoro, H. (2013). AKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN TUMBUHAN MARA TUNGGAL (Clausena excavata BURM.F) DAN DAUN ZODIA (Euodia ridleyi HOCHR) TERHADAP LARVA NYAMUK Culex SP. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 2(2), 91-99. https://doi.org/10.25026/jtpc.v2i2.53