PENGARUH PENAMBAHAN KULIT JERUK BALI (Citrus maxima) TERHADAP KUALITAS MINYAK GORENG YANG MENGALAMI PEMANASAN

  • Jaka Fadraersada
Keywords: Cooking oil, frying, grapefruit peel, quality of c ooking oil

Abstract

Cooking oil is used to fry foods. The longer and more frequent the cooking oil being used, more its quality is getting lower. The goal of this research is to know if there is an effect of adding grapefruit peels due to the quality of cooking oil that has been used several times. Grapefruit peel contains lycopene which can reduce oxidation process. By adding grapefruit peel, we hope its can reduce the lowering quality. The orientation shows that 3% grapefruit peel weight/weight is the most efficient concentration to be used. And with 3% grapefruit peel weight/weight, the results shows a big difference between cooking oil with no grapefruit peel addition and cooking oil with grapefruit peel addition.

 

Keywords: Cooking oil, frying, grapefruit peel, quality of cooking oil

 

ABSTRAK

 

Minyak goreng digunakan untuk memasak bahan makanan. Semakin lama dan semakin sering minyak goreng digunakan, kualitasnya akan semakin menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari penambahan kulit Jeruk Bali pada kualitas minyak goreng yang mengalami pemanasan berulang. Kulit Jeruk Bali merupakan produk waste (buangan) yang mengandung likopen yang dapat mengurangi proses oksidasi. Dengan menambahkan kulit Jeruk Bali, diharapkan dapat mencegah penurunan kualitas minyak goreng. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa 3% B/B kulit Jeruk Bali merupakan konsentrasi terbaik yang dapat digunakan. Pada studi ini minyak goreng yang diberi tambahan kulit Jeruk Bali dengan konsentrasi 3% B/B menunjukkan perbedaan yg besar pada beberapa parameter SNI dibandingkan dengan minyak goreng tanpa pemberian kulit Jeruk Bali setelah dipanaskan.

 

Kata Kunci: Spirulina platensis, reaktor tubular vertikal, pengurangan kadar CO2

Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Raharjo, S. 2008. Melindungi Kerusakan Oksidasi pada Minyak Selama Penggorengan dengan Antioksidan. Foodreview Indonesia Vol.III.No.4.April 2008.
2.Surjadibroto, W. 2003. Bahaya radikal bebas dalam makanan kita. Majalah GizMindo;2(6):11-2.
3.Warner, F.G. 2002. Chemistry of Frying Oils. U.S. Departemen of Agriculture, Peoria, Illinois dalam Akoh C.C., Min B.D., ed. 2002. Food Lipids: Chemistry, Nutrition, and Biotechnology. 2nd Ed. Marcell Dekker. Inc. New York.
Published
2015-06-30
How to Cite
Fadraersada, J. (2015). PENGARUH PENAMBAHAN KULIT JERUK BALI (Citrus maxima) TERHADAP KUALITAS MINYAK GORENG YANG MENGALAMI PEMANASAN. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 3(1), 42-48. https://doi.org/10.25026/jtpc.v3i1.87