Optimalisasi Ekstraksi dan Uji Metabolit Sekunder Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume)

  • Lizma Febrina Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Rolan Rusli Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia http://orcid.org/0000-0003-1264-5933
  • Fairul Muflihah Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
Keywords: Optimization of extraction, Libo leaves (Ficus variegate Blume), Secondary Metabolite

Abstract

Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume) merupakan salah satu tumbuhan liar, dan bagian daunnya tidak pernah dimakan oleh ulat. Pada Tahap ini dilakukan optimalisasi teknik ekstraksi dan menguji metabolit sekunder daun libo. Optimalisasi dilakukan dengan mengubah berbagai variabel yaitu metode ekstraksi, variasi jumlah pelarut, dan lamanya waktu ekstraksi. Efektivitas ekstraksi dilihat dari %rendemen yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah maserasi dan soxhlet, sedangkan pelarut yang digunakan adalah metanol dengan variasi jumlah pelarut 1:10, 1: 20, 1:30 serta variasi waktu ekstraksi (1,2,3 4 dan 5 hari untuk maserasi dan 1,2,3,4 dan 5 siklus untuk metode soxhlet). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah metode terbaik untuk ekstraksi daun libo adalah metode soxhlet dengan % rendemen 34,00 dengan perbandingan pelarut 1:30 dengan lama ekstraksi sebanyak 5 siklus. Dari pengujian metabolit sekunder diketahui daun Libo ini mengandung fenol, flavonoid dan alkaloid.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rolan Rusli, Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Laboratorium Penelitian dan Pengembangan "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

References

1.Mandal.V, Yogesh M, Hemalatha.,2007.Microwave Assisted Extraction–An Innovative and PromisingExtraction Tool for Medicinal Plant Research. Pharmacognosy Rev1:7−18.
2.Harborne, J.B.,1996. Metode Fitokimia. Terjemahan: Padmawinata, K dan Soediro, I. Institut Teknologi Bandung:Bandung.
3.Heinrich,Michael.,et al.,2004. Fundamental of Pharmacognosy and Phytotherapi. Hungary: Elsevier
4.Farsnworth, N. R. 1966. Biological and Phytochemical Screening of Plant.
Journal of Pharmaceutical Sciences. 55: 59.
5.Jones, W.P., Kinghorn, A.D.,2006. Extraction of Plant Secondary Metabolites. In: Sharker, S.D. Latif Z., Gray A.L, eds. Natural Product Isolation. 2nd edition. Humana Press:New Jersey.
6.Depkes RI.,1995. Farmakope Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia:Jakarta.
7.Sangi, M., Runtuwene, M.R.J., Simbala, H.E.I. and Makang, V.M.A. 2008. Analisis Fitokimia Tumbuhan Obat di Kabupaten Minahasa Utara. Chemistry Progress. 1:47-53
Published
2015-12-31
How to Cite
Febrina, L., Rusli, R., & Muflihah, F. (2015). Optimalisasi Ekstraksi dan Uji Metabolit Sekunder Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume). Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 3(2), 74-81. https://doi.org/10.25026/jtpc.v3i2.153