Uji Aktivitas Antinyamuk Lotion Minyak Kunyit Sebagai Alternatif Pencegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue

  • Lidya Ameliana Bagian Farmasetika, Fakultas Farmasi, Universitas Jember, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Lina Winarti Bagian Farmasetika, Fakultas Farmasi, Universitas Jember, Jember, Jawa Timur, Indonesia
Keywords: lotion, turmeric oil, repellent,, Aedes aegypti

Abstract

ABSTRACT

 

This research aims to create a lotion formula containing essential oils of turmeric (Curcuma longa) as well as find out its activities as Aedes aegypti repellent. Turmeric rhizome steam distilled essential oil fraction to be taken. Lotion is made by mixing turmeric oil with a base with a concentration of 10%, 15%, and 20%. Preparation activity tested against Aedes aegypti mosquito that is by calculating the protection time. As a negative control use basis only, whereas the positive control used the patent lotion. From the test results obtained activity results lotion protection time in a row were 1.33 ± 0.34, 3.33 ± 0.38, 11.43 ± 1.50, and 21.67 ± 2.08 minutes. Preparations that have their greatest protection is lotion which contains turmeric oils of 20%. In addition to the activity test also tests the physical properties of turmeric oil lotion, i.e organoleptic test, pH, spreadibility test, and viscosity. All tests of physical properties were fullfilled the criteria lotion preparations. Then the pH and spreadibility tested again after being stored for 1 month. pH of lotion not experience significant differences compared to when newly created, while the spreadibility changed after being stored 1 month.

 

Keywords: lotion, turmeric oil, repellent, Aedes aegypti

 

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula sediaan lotion yang mengandung minyak atsiri kunyit (Curcuma longa) sekaligus mengetahui aktivitasnya sebagai antinyamuk Aedes aegypti. Rimpang kunyit didestilasi uap untuk diambil minyak atsirinya. Lotion dibuat dengan mencampurkan minyak kunyit dengan basis dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Aktivitas sediaan diuji terhadap nyamuk Aedes aegypti yaitu dengan menghitung waktu perlindungannya. Sebagai kontrol negatif digunakan basis saja. Dari hasil uji aktivitas didapatkan hasil waktu perlindungan lotion berturut-turut adalah 1,33 ± 0,34; 3,33 ± 0,38; 11,43 ± 1,50; dan 21,67 ± 2,08 menit. Sediaan yang memiliki waktu perlindungan terbesar adalah lotion yang mengandung minyak atsiri 20%. Selain dilakukan uji aktivitas juga dilakukan uji sifat fisik lotion minyak kunyit, yaitu uji organoleptis, pH, daya sebar, dan viskositas. Semua uji sifat fisik memenuhi kriteria sediaan lotion. Kemudian pH dan daya sebar dan lotion diuji lagi setelah disimpan selama 1 bulan. pH lotion tidak mengalami perbedaan bermakna dibandingkan dengan ketika baru dibuat, sedangkan daya sebarnya mengalami perubahan setelah disimpan 1 bulan.

 

Kata kunci: lotion, minyak kunyit, repelan, Aedes aegypti

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Eldridge, B. 1999, Mosquitoes, Integrated Pest Management Around The Home, Pest Notes, University of California Division of Agriculture and Natural Resources.
2.Herms, B.W. 1950, Medical Entomology, 4th, The Mc. Millan Co; New York
3.Rachmat, M. 1984, Epidemiologi DBD di Sulawesi Selatan, Simposium Demam Berdarah Dengue, Ikatan Dokter Indonesia; Ujung Pandang
4.Karinan, A. 2001, Pestisida Nabati Ramuan dan Aplikasi, P.T. Penebar Swadaya; Jakarta
5.Fradin, M.S.; & J.F. Day.; 2002. Comparative Efficacy of Insect Repellents Against Mosquito Bites, New England J. Medicine, 347:13-8.
6.Hoedojo. 1983, Vektor Demam Berdarah Dengue dan Upaya Penanggulangannya,Majalah Parasitologi Indonesia.
7.Kurniawati, dkk. 2006, Uji efektivitas filtrat sereh (Andropogon nardus) sebagai insektisida nabati dalam upaya memberantas nyamuk Aedes aegypti, Kumpulan makalah PIMNAS XIX , Universitas Muha-madiyah Malang.
8.Cunningham.; & Hallenback. 1985, Pesticides and Human Health, Springer-Verla; New York.
9.Tawatsin, A.; Wratten, S. D.; Scott, R.R.; Thavara, U.; & Techadamrongsin, Y. 2001, Repellency of volatile oils from plants against three mosquito vectors, J. Vector Ecology 26(1):76-82.
10.Ansel, H.C. 1985, Pengantar Sediaan Farmasi, Jakarta : UI Press.
11.Environmental Protection Agency (EPA). 1999, Insect Repellents for Human Skin and Outdoor Premises, US EPA.
12.Anief, M. 2000,Farmasetika,Gadjah Mada University Press; Yogyakarta, Halaman 30.
13.Voight, R. 1995, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Gadjah Mada University Press; Yogyakarta
Published
2011-06-30
How to Cite
Ameliana, L., & Winarti, L. (2011). Uji Aktivitas Antinyamuk Lotion Minyak Kunyit Sebagai Alternatif Pencegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 1(2), 134-142. https://doi.org/10.25026/jtpc.v1i2.21