Efek Antimikroba Sediaan Salep Kulit Berbahan Aktif Ekstrak Etil Asetat Daun Sungkai (Peronema Canencens Jack.) terhadap Bakteri Patogen Penginfeksi Luka Bakar

  • Arsyik Ibrahim
  • Islamudin Ahmad
  • Angga Cipta Narsa
  • Yurika Sastyarina
Keywords: P. canencens Jack, Formulation, Antimicrobials, B . subtilis, S. aureus, P. aeruginosa, Str. Mutans

Abstract

Research on the effects of skin ointment dosage active ingredient ethyl acetate leaf extract Sungkai (Peronema canencens Jack.) has be done burns infection against pathogens bacteria. This study aims to determine the effective concentration of the ethyl acetate extract antimicrobial in skin ointment preparations against pathogens skin burns infection. Test material obtained by fractionation of the methanol extract of leaves Sungkai, further formulated into an ointment base, was tested to determine the effective concentration of activity. The results obtained by the concentration of effective skin ointment preparation with the active ingredient ethyl acetate leaf extract Sungkai is 4% for gram-positive bacteria: B. subtilis and S. aureus, dankonsentrasi 2% for gram-negative bacteria: P. aeruginosa and Str. mutans.

Key words: P. canencens Jack, Formulation, Antimicrobials, B. subtilis, S. aureus, P. aeruginosa, Str. Mutans

 

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian efek sediaan salep kulit berbahan aktif ekstrak etil asetat daun sungkai (Peronema canencens Jack.) terhadap bakteri patogen penginfeksi luka bakar. Penelitian ini bertujuan mengetahui  konsentrasi efektif antimikroba ekstrak etil asetat dalam sediaan salep kulit terhadap bakteri patogen penginfeksi luka bakar. Bahan uji diperoleh dengan fraksinasi ekstrak metanol daun sungkai, selanjutnya formulasikan ke dalam basis salep, diuji aktivitasnya untuk menentukan konsentrasi efektif. Hasil penelitian diperoleh konsentrasi efektif sediaan salep kulit dengan bahan aktif ekstrak etil asetat daun Sungkai adalah 4 % untuk bakteri gram positif: B. subtilis dan S. aureus, dankonsentrasi 2% untuk bakteri gram negatif: P. aeruginosa dan Str. Mutans.

Kata kunci : P. canencens Jack,  Formulasi, Antimikroba, B. subtilis, S. aureus, P. aeruginosa, Str. mutans.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1.Ajizah, A. 2004. Sensitivitas Salmonella Typhimurium terhadap Ekstrak Daun Psidium guajavaL. Bioscientiae, Vol.1, No.1 : 31-8.
2.Akiyama, H., Fuji., Yamasaki., dkk. 2001. Antibacterial Action of Several Tannins Agains Staphylococcus aureus.,Journal of Antimicrobia Cahemotherapy. Vol. 48 : 487-91.
3.Anief, M. 2007. Farmasetika. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
4.Djide, N, & Sartini. 2008. Analisis Mikrrobiologi Farmasi. Universitas Hasanuddin; Makassar
5.Dwidjoseputro. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Djambaran; Jakarta.
6.Hadi, I. 2011. Identifikasi Metabolit Sekunder dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sungkai(P. canescens. Jack). Skripsi Sarjana. Samarinda : Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman. 45-46.
7.Ibrahim., A., Kuncoro., H. 2012. Identifikasi Metabolit Sekunder dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack.) terhadap Beberapa Bakteri Patogen. Penelitian Hibah Dosen Pemula. Samarinda.
Published
2013-12-31
How to Cite
Ibrahim, A., Ahmad, I., Narsa, A. C., & Sastyarina, Y. (2013). Efek Antimikroba Sediaan Salep Kulit Berbahan Aktif Ekstrak Etil Asetat Daun Sungkai (Peronema Canencens Jack.) terhadap Bakteri Patogen Penginfeksi Luka Bakar. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 2(3), 125-131. https://doi.org/10.25026/jtpc.v2i3.58

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>